Perkembangan 5G di Indonesia
PERKEMBANGAN 5G DIINDONESIA
1.
Pengertian
5G
5G atau Fifth
Generation (generasi kelima) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk
menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar telekomunikasi
seluler melebihi standar 4G. Dalam teknologi 5G, data akan dikirimkan melalui
gelombang radio. Gelombang radio akan terbagi menjadi frekuensi-frekuensi yang
berbeda. Setiap frekuensi disiapkan untuk tipe komunikasi yang berbeda, seperti
aeronautical dan sinyal navigasi maritim, siaran televisi, dan mobile data. Penggunaan
frekuensi-frekuensi ini diregulasikan oleh International Telecommunication
Union (ITU). ITU telah merestrukturasi bagian-bagian gelombang radio secara
komprehensif untuk mentransmisikan data sambil mengembangkan teknologi
komunikasi yang sudah ada termasuk 4G dan 3G.
2. Arsitektur 5G
Seperti yang ditunjukkan pada
gambar berikut, model sistem 5G sepenuhnya berbasis model IP yang dirancang
untuk jaringan nirkabel dan mobile.
Gambar 1 Arsitektur 5G
Sistem ini terdiri dari
terminal pengguna utama dan kemudian sejumlah teknologi akses radio independen
dan otonom. Masing-masing teknologi radio dianggap sebagai link IP untuk dunia
internet luar. Teknologi IP dirancang secara eksklusif untuk memastikan data
kontrol yang cukup untuk routing yang tepat dari paket IP yang terkait dengan
koneksi aplikasi tertentu yaitu sesi antara aplikasi client dan server di suatu
tempat di Internet. Selain itu, untuk membuat routing yang dapat diakses
dari paket harus diperbaiki sesuai dengan kebijakan yang diberikan oleh
pengguna (seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah).
Gambar 2 routing
3.
Teknologi
Master Core
MasterCore 5G
adalah titik konvergensi untuk teknologi lainnya, yang memiliki dampak sendiri
pada jaringan nirkabel yang ada. Menariknya, desain memfasilitasi MasterCore
untuk dapat dioperasikan dalam multimode paralel termasuk semua modus jaringan
IP dan modus jaringan 5G. Dalam mode ini (seperti yang ditunjukkan pada gambar
di bawah), ia mengendalikan semua teknologi jaringan RAN dan Jaringan Access
Berbeda atau Different Access Networks (DAT). Mengingat teknologi ini
kompatibel dan mengelola semua penyebaran baru (berdasarkan 5G), ini lebih
efisien, lebih rumit, dan lebih kuat.
Gambar 3 master core technology
Anehnya, setiap service mode dapat dibuka dengan 5G New Deployment Mode sebagai World Combination Service Mode (WCSM). WCSM adalah fitur yang hebat pada teknologi ini; misalnya, jika seorang profesor menulis di papan tulis di sebuah negara – ini dapat ditampilkan pada papan tulis lain di bagian lain dari dunia selain percakapan dan video. Lebih lanjut, layanan baru ini dapat dengan mudah ditambahkan melalui layanan multimode
4.
Kelebihan dan kekurangan dari 5G
4.1 Kelebihan 5G
1. Kecepatan data yang lebih signifikan dari 4G.
2.
Memiliki
transfer data dari satu telepon ke telepon lain dengan kecepatan satu mili
detik.
3.
Dapat
terkoneksi dengan alat seperti telepon, mobil, dan peralatan rumah tangga.
Teknologi 5G diprediksi
memiliki kecepatan sekitar 800Gbps, atau seratus kali lebih cepat dari
kecepatan generasi sebelumnya. Dengan kecapatan seperti itu, teknologi 5G bisa
memungkinkan untuk mengunduh 33 film High Definition hanya dalam beberapa detik
4.2 kekurangan 5G
1.
Teknologi
masih dalam proses dan penelitian tentang viabilitasnya sedang berlangsung.
2.
Kecepatan,
teknologi ini mengklaim sepertinya sulit untuk dicapai (di masa depan, mungkin
saja) karena dukungan teknologi yang tidak kompeten di sebagian besar belahan
dunia.
3.
Banyak
perangkat lama tidak akan kompeten dengan 5G, oleh karena itu, semua itu perlu
diganti dengan gadget yang relative mahal.
4.
Mengembangkan
infrastruktur membutuhkan biaya tinggi.
5.
Masalah
keamanan dan privasi pengguna 5G.
5. Perkembangan
5G di Indonesia
Akses Internet 5G akan
direalisasikan untuk smartphone tahun 2020. Ini menyusul adanya kesepakatan dari
United Nations atau PBB.Seperti dikutip dari Digitalspy, Minggu (1/11/2015),
seorang ahli komunikasi radio dari PBB telah menyusun roadmap untuk
pengembangan teknologi akses Internet 5G.Dengan membuka jalan peluncuran dalam
waktu lima tahun ke depan, pengguna ponsel pintar bisa mengakses Internet cepat
5G tersebut.Secara teoritis, menurut ahli komunikasi radio, generasi kelima
jaringan nirkabel untuk komunikasi mobile tersebut dikatakan mampu memberikan
kecepatan hingga 1.000 kali lebih cepat dari akses Internet 4G. Namun,
penelitian untuk 5G lebih lanjut masih diperlukan. Sebagaimana handset Samsung
telah melakukan uji coba akses Internet 5G tahun lalu, yang mencapai kecepatan
puncak 7.5 Gbps, atau 30 kali lebih cepat daripada koneksi 4G rata-rata.Jaringan
akses Internet 5G diklaim akan menjadi kunci untuk mengembangkan teknologi
lain, seperti Internet of Things (IoT) dan mobil driverless. Diharapkan
smartphone Iphone 9 dan Samsung Galaxy S11 mampu menanganinya.Sementara itu,
Indonesia masih fokus pengembangan akses Internet 4G dibanding 5G. Padahal di
negara lain seperti Jepang dan Korea Selatan tengah bersiap menyambut kehadiran
5G.Dikutip dari dari Detik, Minggu, Menkominfo Rudiantara mengaku belum
menyiapkan model bisnis bagi akses Internet 5G karena implementasi dari
teknologi generasi kelima itu masih membutuhkan waktu yang lama.“Jepang saja
baru menikmati layanan 5G tahun 2020. Kita bisa lebih lama karena belum adanya
model bisnis 5G yang siap digunakan Indonesia. Jadi kita fokus ke 4G saja
dulu,” kata menteri yang akrab disapa Chief RA itu di Sinabang.Diungkapkannya,
negara maju seperti Jepang membangun teknologi akses Internet 5G dengan target
selesai tahun 2020 untuk dimanfaatkan dalam Olimpiade. Begitu dengan Korea
Selatan yang menargetkan pengembangan 5G beberapa tahun mendatang.“Kalau kita
fokus dulu ke 4G. Kita ingin tata ulang pita frekuensi 1.800 MHz cepat selesai
agar akses Internet 4G dirasakan masyarakat. 2018, kita maunya semua ibukota
kabupaten itu sudah broadband,” tegasnya.Hal lain yang menjadi prioritas dari
pemerintah adalah backbone berbasis kabel optik hingga ibu kota kabupaten,
kotamadya dan kecamatan-kecamatan.“Kita masih punya daerah-daerah yang masih
tercecer. Belum lagi di daerah perbatasan yang masih belum ada sinyal seluler. Saya
tengah menjalankan pilot project bekerja sama dengan Pemda dan Kominfo yang
subsidi transmisi. Pokoknya saya ingin infrastruktur telekomunikasi itu sebagai
salah satu simbol kedaulatan negara di perbatasan,” pungkasnya.
oleh Faisal Aji Pranata 1111600007 Prodi Teknik Elektro, Institut Teknologi Indonesia, Tangerang Selatan
DAFTAR PUSTAKA
1. “5G dan kelebihan 5G” https://id.wikipedia.org/wiki/5G diakses pada Minggu, 05 Mei 2020.
2.
Noerhamzah.
2016. “Arsitektur 5G” https://telko.id/mengenal-arsitektur-5g-4168/ diakses
pada Minggu, 05 Mei 2020.
3.
fungsi
18 Februari 2020 “kekurangan 5G” https://fungsi.co.id/pengertian-5g/ diakses pada Minggu, 05 Mei 2020.
4.
Kurnia,
Devy .03-11-2015 “perkembangn 5G di Indonesia” https://www.kominfo.go.id/content/detail/6318/jaringan-5g-akan-diterapkan-2020/0/sorotan_media diakses pada Minggu, 05 Mei 2020.



Komentar
Posting Komentar